Potensi Laut Besar, Pemanfaatan Masih Tertinggal

Posted :

in :

by :

Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau dan wilayah laut yang luas, namun kontribusi sektor maritim terhadap perekonomian belum sebanding dengan potensinya. Keterbatasan infrastruktur pelabuhan, logistik laut yang belum efisien, serta ketimpangan konektivitas antarwilayah membuat biaya distribusi barang masih tinggi. Potensi perikanan, pelayaran niaga, dan industri kelautan sering terhambat oleh manajemen yang lemah dan kurangnya tenaga profesional di lapangan.

Kurangnya SDM Maritim Profesional

Banyak perusahaan pelayaran nasional dan internasional masih mengeluhkan kekurangan perwira, teknisi kapal, dan tenaga manajemen maritim yang benar-benar kompeten dan berstandar global. Sebagian lulusan belum memiliki kombinasi kuat antara pengetahuan teknis, disiplin, bahasa asing, dan literasi digital yang dibutuhkan di kapal modern dan pelabuhan cerdas. Kesenjangan ini membuat Indonesia sering tertinggal dalam persaingan tenaga kerja maritim di pasar global.

Risiko Keselamatan dan Kecelakaan Laut

Kecelakaan kapal, pelanggaran standar keselamatan, serta lemahnya budaya “safety first” masih menjadi persoalan di perairan Indonesia. Faktor manusia, seperti kelalaian awak kapal, kurangnya pelatihan rutin, dan tidak optimalnya pemahaman prosedur navigasi modern, sering disebut sebagai penyebab utama. Hal ini menunjukkan pentingnya pendidikan maritim yang menekankan disiplin, simulasi praktik nyata, dan pembiasaan standar keselamatan internasional sejak dini.

Tantangan Logistik Laut dan Perdagangan Global

Sebagai negara maritim, Indonesia berada di jalur perdagangan internasional yang sibuk, namun efisiensi logistik laut masih tertinggal dari beberapa negara tetangga. Pengelolaan pelabuhan, rantai pasok ekspor-impor, dan manajemen kontainer membutuhkan SDM yang paham manajemen maritim, hukum pelayaran, hingga teknologi pelabuhan digital. Tanpa peningkatan kualitas tenaga profesional di bidang ini, Indonesia akan sulit memaksimalkan keuntungan dari posisi strategisnya.

Peran Akademi Maritim Aceh Darussalam

Akademi Maritim Aceh Darussalam (AMAD) hadir menjawab langsung berbagai persoalan tersebut dengan memadukan pembelajaran teori kelautan dan praktik intensif di kapal serta pelabuhan. Program Nautika, Teknika, Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga, dan Manajemen Maritim & Logistik membekali taruna dengan kompetensi navigasi, mesin kapal, manajemen pelabuhan, hingga logistik global yang dibutuhkan industri saat ini. Dengan fasilitas pelatihan laut, kapal latihan, magang di industri pelayaran, serta jaringan ratusan mitra, AMAD menyiapkan generasi pelaut dan profesional maritim yang disiplin, bersertifikat, dan siap mengangkat kejayaan maritim Indonesia.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *