Author: admin
-
AMAD Aceh Bangun Armada Pelaut Lokal
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar dunia ironisnya bergantung pada pelaut asing untuk mengoperasikan kapal-kapalnya sendiri, sementara ribuan taruna lokal kesulitan dapat sertifikasi kompetitif dan akses kerja di pelayaran global. Krisis SDM maritim ini ancam kedaulatan ekonomi laut kita di tengah lonjakan perdagangan internasional 2025. 70% Awak Kapal Asing: Jebakan Pendidikan Maritim yang Lemah Data menunjukkan…
-
Indonesia Kekurangan SDM Maritim – AMAD Aceh Siapkan Generasi Bahari Unggul
Indonesia menghadapi krisis SDM maritim serius dengan proyeksi kebutuhan 28 ribu pelaut dan ahli dalam 10 tahun ke depan, sementara kekurangan global capai 90 ribu perwira pada 2026. Meski punya 1,4 juta pelaut terbesar dunia, kualitas kompetensi tertinggal akibat kurikulum tak selaras industri, minim pelatihan green shipping, dan digitalisasi logistik. Biaya logistik 23% harga barang…
-
255 Kapal Ilegal & Krisis Pelaut Migran: AMAD Aceh Cetak Nakhoda Tangguh Lawan Bajak Laut & Kebakaran Kapal!
255 kapal illegal fishing 2025—41 di Natuna Utara saja, termasuk 6 asing Vietnam/Malaysia—rugi miliaran, sementara pelaut migran Indonesia terjebak kerja paksa, kekerasan, & perdagangan orang di kapal asing. IMO soroti pelanggaran hak pelaut melonjak akibat kapal ilegal & geopolitik, ditambah kebakaran kapal Muara Baru 6 Desember 2025 (Rp500 juta rugi, korsleting mesin). Ancaman Laut 2025:…
-
Krisis Pelaut, Piracy, dan Laut Menghangat”: Indonesia Butuh 43.806 Pelaut Terampil dalam 5 Tahun Ke Depan
Indonesia sedang menghadapi triple tsunami maritim yang terlewatkan publik: pertama, defisit pelaut profesional massive—Kementerian Perhubungan memproyeksikan Indonesia membutuhkan 8.600 pelaut baru per tahun atau 43.806 dalam 5 tahun mendatang (18.774 perwira, 25.032 dasar), padahal supply terbatas hanya 3.000–4.000 tahunan dari akademi maritim, menciptakan gap tragis. Kedua, ancaman maritim masih mengintai—meski piracy di Selat Malaka menurun…
-
Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga (KPN): pelatihan manajemen pelabuhan, logistik, dan ekspor-impor untuk operasional kepelabuhanan
Program Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga (KPN) di Akademi Maritim Aceh Darussalam (AMAD) melatih taruna menjadi profesional manajemen pelabuhan, logistik laut, dan operasional ekspor-impor yang mendukung perdagangan nasional dan global. Berlokasi di Banda Aceh, program ini menggabungkan teori kelautan dengan praktik di pelabuhan nyata, memastikan lulusan siap mengelola operasional kepelabuhanan secara efisien dan aman. Kurikulum manajemen pelabuhan…
-
Menjadi Pelaut Masa Depan: Inovasi dan Karakter di Era Digital
Bayangkan berlayar di lautan luas, menguasai teknologi kapal canggih, dan menjadi bagian dari generasi maritim yang membawa Indonesia menjadi kekuatan maritim dunia. Akademi Maritim Aceh Darussalam (AMAD) hadir sebagai wadah bagi generasi muda yang ingin membangun karier di dunia maritim dengan karakter kuat, keterampilan teknis, dan semangat inovasi. Mengapa Maritim Indonesia Perlu Inovasi? Di tengah…
-
Taruna AMAD Aceh Juara Lomba Navigasi Internasional: Rahasia Gelar Silver DIKTI
Taruna Akademi Maritim Aceh Darussalam (AMAD) baru saja menyabet juara lomba navigasi antar-akademi Asia Tenggara, memanfaatkan simulator kapal canggih untuk mengalahkan 15 tim dari Singapura dan Malaysia. Prestasi ini sejalan dengan Silver Winner Kinerja Mutu Akademi Terbaik dari LL DIKTI, menegaskan AMAD sebagai pemimpin pendidikan maritim Aceh dengan 49.545 lulusan yang mendominasi kapal PELNI dan…
-
Jaring Ikan atau Kode Program? Masa Depan Biru Aceh di Tangan Generasi Blue Economy
Aceh, dengan garis pantai yang panjang dan kekayaan laut yang melimpah, ditakdirkan untuk menjadi pusat maritim. Namun, menjadi pusat maritim di abad ke-21 tidak lagi cukup hanya dengan mengandalkan tradisi. Kita harus bertransformasi menuju Blue Economy—ekonomi biru yang berkelanjutan, inovatif, dan berbasis teknologi. Di sinilah peran penting Politeknik Aceh muncul. Pertanyaannya: Apakah lulusan kita siap…
-
Laut, Logistik, dan Masa Depan — Mengapa Maritim Aceh Bisa Menjadi Jawaban di Era Ketidakpastian Global
Industri Maritim: Dari Sudut Ekonomi ke Titik Krisis & Peluang Saat ini, industri maritim global memasuki fase yang penuh tantangan — mulai dari gangguan rantai pasok internasional akibat konflik geo-politik, hingga meningkatnya tuntutan terhadap keberlanjutan lingkungan. Di Indonesia, sektor maritim tetap menjadi pilar penting ekonomi nasional: pada kuartal I 2025 saja, realisasi investasi di sektor…
-
Mencetak Perwira Teknika Ahli Sistem Bahan Bakar Alternatif (LNG & Metanol)
Industri pelayaran global berada di bawah tekanan besar untuk mencapai target dekarbonisasi yang ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO). Ini berarti kapal-kapal niaga harus beralih dari bahan bakar fosil konvensional (MFO/LSFO) ke Bahan Bakar Hijau (Green Fuels) seperti LNG (Liquefied Natural Gas) dan Metanol. Permasalahan hari ini adalah: Kapal-kapal yang menggunakan bahan bakar alternatif ini…
