255 kapal illegal fishing 2025—41 di Natuna Utara saja, termasuk 6 asing Vietnam/Malaysia—rugi miliaran, sementara pelaut migran Indonesia terjebak kerja paksa, kekerasan, & perdagangan orang di kapal asing. IMO soroti pelanggaran hak pelaut melonjak akibat kapal ilegal & geopolitik, ditambah kebakaran kapal Muara Baru 6 Desember 2025 (Rp500 juta rugi, korsleting mesin).
Ancaman Laut 2025: Dari Pencuri Ikan hingga Nakhoda ‘Maut’
KKP amankan 22 kapal asing sepanjang tahun, tapi awak kapal perikanan Indonesia (AKP) migran hadapi krisis kemanusiaan: eksploitasi ekstrem di lautan global, lawan Putusan MK yang anggap mereka pekerja migran. KNKT catat 221 kecelakaan pelayaran 2007-2023, banyak gara-gara nakhoda abai keselamatan—penyanderaan pelaut naik 126 kasus 2024, plus PIS-Kemenlu tangani geopolitik Red Sea. Indonesia krisis tenaga pelaut berkualitas, butuh profesional anti-krisis.
AMAD Aceh Darussalam: Dari Taruna ke Perwira Deck, Siap Samudra Global
Akademi Maritim Aceh Darussalam jawab dengan Nautika (navigasi & keselamatan), Teknika (mesin kapal anti-korsleting), Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga (logistik anti-illegal), & Manajemen Maritim—3 bulan pelatihan dasar, kapal latihan, magang industri, gratis daftar berprestasi. 49.545+ lulusan seperti Muhammad Rizky (PELNI) bukti: disiplin tinggi, 20M+ jam pelatihan nyata, 100+ mitra pelayaran. Fasilitas laut & digital siapkan taruna lawan bajak laut, ilegal fishing, & darurat mesin.
Taruna Aceh, mulai perjalanan bahari sekarang di AMAD—lindungi ZEE Indonesia dari krisis laut 2025!

Leave a Reply